FYI, Begini Kerusakan Infrastruktur di Kota Padang Pasca Bencana Hidrometeorologi
Written by Harun AR on December 3, 2025
PADANG SippSumbar.com– Bencana banjir dan longsor yang melanda Kota Padang baru-baru ini telah menyebabkan kerusakan masif pada infrastruktur vital, terutama pada sektor jembatan dan sistem irigasi/air. Berdasarkan data kerusakan infrastruktur yang berhasil dihimpun, total 14 titik jembatan, bendungan, dan intake mengalami kerusakan mulai dari rusak berat hingga putus total.
Kerusakan Berat pada Aksesibilitas (Jembatan)
Sektor transportasi dan aksesibilitas menjadi yang paling terdampak dengan enam unit jembatan mengalami kerusakan signifikan. Rincian kerusakan jembatan adalah sebagai berikut:
* Putus Total: Tiga jembatan dilaporkan putus, yaitu Jembatan Gunung Nago, Jembatan Kalawi Limau Manis, dan Jembatan Baatok Guo.
* Rusak Berat/Putus: Jembatan Batipuh Panjang juga dilaporkan putus, sementara Jembatan Sawah Liat dan Jembatan Kampung Tanjung berada dalam kondisi rusak berat.
Selain itu, akses jalan utama juga terganggu. Jalan Batu Busuk dilaporkan putus/longsor sepanjang 120 meter persegi.
Gangguan Serius pada Sistem Air dan Irigasi
Dampak serius juga terlihat pada infrastruktur pengelolaan air dan irigasi, yang sangat penting untuk air bersih dan pertanian. Total delapan unit bendungan dan intake mengalami kerusakan yang bervariasi:
* Rusak Berat: Intake Baringin, Bendungan Rasak Bungo, Bendungan Koto Lalang, Bendung D.I Kasang II, dan Bendung D.I Kapalo Hilalang seluruhnya dilaporkan dalam kondisi rusak berat.
* Kerusakan Spesifik:
* D.I. Lubuk Minturun mengalami kerusakan pada Free Intake yang juga dilaporkan rusak berat.
* Bendung D.I Sei. Latung mengalami Sayap Rusak.
* Bendung D.I Sei. Guo mengalami kerusakan pada Komponen pintu penguras putus.
Kerusakan Akibat Longsor
Bencana longsor juga menyebabkan kerusakan pada tebing sungai di beberapa lokasi, yang berpotensi menyebabkan erosi lebih lanjut jika tidak segera ditangani:
* Tebing Sungai Koto Lalang longsor sepanjang 200 meter persegi.
* Tebing Perum Graha 3 Lubuk Minturun longsor sepanjang 110 meter persegi.
Data ini menunjukkan skala kerusakan yang sangat besar, memerlukan upaya rehabilitasi dan rekonstruksi yang intensif dari berbagai pihak. Prioritas penanganan harus diarahkan pada pemulihan aksesibilitas dan sistem air bersih untuk memastikan kehidupan masyarakat dapat kembali normal. (*)