Longsor dan Banjir Putuskan Akses Palembayan, Satu Rumah Tertimbun dan Tiga Orang Terluka
Written by Harun AR on December 30, 2025
PALEMBAYAN, SippSumbar.com– Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Agam sejak Selasa (30/12/2025) siang memicu bencana tanah longsor dan banjir luapan di Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan. Akibatnya, satu unit rumah warga tertimbun, akses jalan provinsi terputus total, dan beberapa warga dilarikan ke rumah sakit.
Bencana longsor paling parah terjadi di Labuah Sampik, Jorong Ngungun sekitar pukul 14.00 WIB. Material tanah menimbun satu unit rumah yang saat itu sedang dihuni oleh pemiliknya.
Koordinator Lapangan Basarnas Padang, Atta Priyono, mengonfirmasi bahwa tiga orang penghuni rumah menjadi korban dalam peristiwa tersebut:
* Nayla (16): Mengalami patah tulang kaki dan telah dirujuk ke RSUD Lubuk Basung.
* Yusmaniar (68) & Indah (14): Mengalami luka-luka dan mendapatkan perawatan di Klinik Dewi Padang Tarok.
Proses evakuasi sempat berlangsung dramatis karena tim gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, dan masyarakat harus berpacu dengan cuaca ekstrem.
“Material tanah masih terus turun saat proses evakuasi karena curah hujan yang sangat tinggi,” ujar Atta.
Selain menimpa permukiman, longsor juga menimbun beberapa titik badan jalan di Ngungun. Kabag Operasional Polres Agam, Kompol Bezaliel Mendrofa, menjelaskan bahwa selain tertimbun material, terdapat badan jalan yang amblas.
Kondisi ini diperparah dengan meluapnya air Sungai Batang Lananggang yang menggenangi badan jalan di kawasan Ngungun. Akibatnya, akses jalan utama yang menghubungkan Palembayan – Padang Koto Gadang serta jalur menuju Bukittinggi lumpuh total dan tidak dapat dilalui kendaraan.
Pemerintah setempat telah mengerahkan satu unit alat berat jenis ekskavator ke lokasi untuk membersihkan material tanah dan bebatuan yang menutup jalan. Meski pembersihan terus dilakukan, kondisi tanah di sekitar lokasi dilaporkan masih labil.
Pihak kepolisian dan BPBD mengimbau masyarakat serta pengguna jalan untuk menghindari lokasi untuk sementara waktu hingga pembersihan selesai, dan mncari jalur alternatif guna menghindari kemacetan dan risiko longsor susulan.
Masyarakat juga diingatkan untuk tetap waspada mengingat potensi hujan deras masih mungkin terjadi hingga malam hari.
Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan masih bersiaga di lokasi untuk memastikan keamanan warga dan mempercepat normalisasi arus lalu lintas. (ms)