Total Kerugian Akibat Banjir Bandang di Kota Padang Capai Rp2,97 Triliun
Written by Fakhruddin Arrazzi on January 7, 2026
Padang, SippSumbar.com – Total kerugian akibat bencana hidrometeorologi yang melanda Kota Padang ditaksir mencapai Rp 2,97 triliun. Kerugian tersebut mencakup kerusakan ribuan rumah warga hingga infrastruktur vital di sejumlah wilayah terdampak.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Padang Fadly Amran saat mengikuti rapat koordinasi percepatan validasi pendataan kerusakan pascabencana bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian secara daring, Selasa (6/1/2026).
Fadly menjelaskan, bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pada akhir November 2025 berdampak luas terhadap masyarakat. Sebanyak 67.563 jiwa tercatat terdampak langsung.
“Kerusakan rumah mencapai 5.523 unit, terdiri dari 546 unit rusak berat, 2.174 unit rusak sedang, dan 2.949 unit rusak ringan,” kata Fadly dikutip dari relis Diskominfo Padang.
Selain permukiman, bencana juga merusak sejumlah infrastruktur publik. Tercatat 13 jembatan rusak, jalan sepanjang 74.327 meter terdampak, serta kerusakan pada 22 bendungan dan 56 jaringan irigasi yang berpengaruh terhadap sektor pertanian.
“Total estimasi kerugian secara keseluruhan mencapai Rp 2,97 triliun,” ujarnya.
Fadly menegaskan komitmen Pemerintah Kota Padang untuk mempercepat validasi data kerusakan agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi dapat segera dilakukan.
Baca Juga: Selama Nataru 2025, Penumpang KA di Sumbar Tembus 123 Ribu Orang
“Kami mendukung kebijakan pemerintah pusat. Validasi data terus kami percepat agar bantuan darurat, relokasi, dan perbaikan infrastruktur dapat tepat sasaran dan tepat waktu,” katanya. (fru)
Teks Foto: Foto ilustrasi banjir di Kota Padang. (Sumber: Diskominfo Padang)