10 Jenazah Korban Longsor dan Banjir Bandang di Agam Dimakamkan Secara Massal
Written by Fakhruddin Arrazzi on December 12, 2025
Lubuk Basung, SippSumbar.com – Sebanyak sepuluh jenazah korban longsor dan banjir bandang di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, yang belum teridentifikasi dimakamkan secara massal di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sungai Jariang, Kamis (11/12/2025).
Jenazah yang dimakamkan terdiri atas empat laki-laki (dua dewasa dan dua anak-anak) serta enam perempuan (tiga dewasa dan tiga anak-anak). Seluruh jenazah diberi tanda berupa nomor kode, seperti “PM-RSUD 17”, untuk membedakan ciri fisik dan data rekam medis masing-masing korban.
Penandaan tersebut dilakukan guna memudahkan proses identifikasi apabila di kemudian hari ada keluarga yang mencari anggota keluarganya. Warga yang merasa kehilangan dipersilakan mendatangi RSUD Lubuk Basung untuk mencocokkan data yang tersedia.
Salat jenazah dipimpin oleh Kapolres Agam, AKBP Muari. Prosesi pemakaman juga dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Muhammad Lutfi, unsur Forkopimda, dan pimpinan organisasi perangkat daerah terkait.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Agam, kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga korban. Pemakaman ini kami laksanakan dengan sebaik-baiknya. Semoga amal ibadah para korban diterima di sisi Allah SWT,” ujar Lutfi seperti dikutip dari relis Diskominfo Agam.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Agam, Villa Erdi, menegaskan, seluruh jenazah dimakamkan secara layak dan terhormat sesuai prosedur penanganan korban bencana. “Pemerintah memastikan seluruh proses dilakukan dengan hormat dan sesuai syariat,” katanya.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem Ancam Sumbar 11–13 Desember 2025, Warga Diimbau Waspada
Dengan pemakaman hari ini, total 20 jenazah korban bencana telah dimakamkan di TPU Sungai Jariang. (fru)
Teks Foto: Sepuluh jenazah korban longsor dan banjir bandang di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, yang belum teridentifikasi dimakamkan secara massal di TPU Sungai Jariang, Kamis (11/12/2025). (Foto: Dok. Diskominfo Agam)