PAYAKUMBUH SippSumbar.com— Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menyerahkan bantuan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada warga Kelurahan Ikua Koto Dibalai, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kamis (26/2/2026) dini hari.
Bantuan tersebut diberikan kepada Trisesti Novia (37), yang akrab disapa Ises. Ia tinggal bersama suaminya, Surya Adi Wibowo (38), serta tiga putri mereka, yakni Sovia, Bunga, dan Citra, di sebuah rumah kayu sederhana berukuran sekitar 4×7 meter.
Kondisi rumah tersebut dinilai tidak layak huni. Dinding kayu sudah menua, sementara lantai bagian atas yang terbuat dari papan banyak yang lapuk, berlubang, dan bergoyang sehingga membahayakan penghuni, terutama anak-anak.
Sehari-hari, Ises dan suaminya bekerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Keduanya bersedia melakukan berbagai pekerjaan selama halal.
“Kalau ada yang minta tolong bersihkan rumah, kami mau, Pak. Suami juga sering membantu orang, kadang di konter, kadang ikut kerja tukang walau bukan tukang tetap,” ujar Ises.
Melihat kondisi tersebut, keluarga Ises ditetapkan sebagai penerima bantuan program rehabilitasi rumah tidak layak huni dari Baznas Provinsi Sumbar.
Gubernur Mahyeldi mengatakan bantuan tersebut diberikan setelah pihaknya menerima laporan mengenai kondisi rumah yang dinilai membahayakan bagi penghuninya.
“Bagian lantai atas rumah ini cukup berbahaya. Karena itu kita bantu agar segera diperbaiki sehingga keluarga Ibu Ises dapat tinggal di rumah yang lebih layak dan aman,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Baznas Provinsi Sumbar menyalurkan bantuan sebesar Rp25 juta untuk perbaikan rumah. Selain itu, Bank Nagari turut memberikan bantuan sebesar Rp2,5 juta, serta paket sembako Ramadan. Dukungan juga datang dari para kepala SMA dan SMK di Kota Payakumbuh.
Mahyeldi menyebut bantuan tersebut merupakan bagian dari semangat berbagi di bulan suci Ramadan.
“Ini berkah Ramadan. Kita hadir untuk saling membantu dan meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan,” katanya.
Mendengar kabar tersebut, Ises mengaku sangat bersyukur dan tak kuasa menahan haru. Ia menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sumbar serta seluruh pihak yang telah membantu keluarganya.
“Alhamdulillah, rasanya seperti mendapatkan bantuan yang sangat besar bagi kami. Rumah kami sudah banyak yang bolong sampai terlihat atap. Terima kasih banyak atas bantuan ini,” ujarnya.
Pelaksana Tugas Camat Payakumbuh Utara, Ronal, membenarkan bahwa keluarga Ises memang layak menerima bantuan tersebut. Menurutnya, kondisi rumah yang sudah lapuk sangat berisiko bagi keluarga, apalagi dengan tiga anak perempuan yang masih tinggal di sana.
“Kondisi rumahnya memang tidak aman untuk ditempati. Kami bersyukur atas perhatian Pemerintah Provinsi Sumbar,” katanya.
Usai menyerahkan bantuan, Gubernur Mahyeldi melanjutkan kegiatan dengan melaksanakan salat Subuh berjemaah di Masjid Ansharullah. Pada kesempatan tersebut, ia juga menyerahkan bantuan sebesar Rp25 juta serta mushaf Al-Qur’an untuk pengurus masjid. (MC)