Mahyeldi dan Dubes India Bahas Hilirisasi Gambir hingga Kerja Sama Pendidikan
Written by Fakhruddin Arrazzi on May 13, 2026
Padang, SippSumbar.com — Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menerima kunjungan Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorthy, di Istana Gubernuran, Selasa (12/5/2026). Pertemuan itu membahas sejumlah peluang kerja yang sama, mulai dari hilirisasi gambir, kesehatan, pendidikan, energi terbarukan hingga penguatan hubungan budaya.
Mahyeldi mengatakan, pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut komunikasi yang telah terjalin antara Sumbar dan India dalam beberapa tahun terakhir, termasuk saat dirinya berkunjung ke Chennai dan Bihar untuk mempelajari pengentasan kemiskinan serta peluang kerja sama antarwilayah.
Menurut Mahyeldi, India merupakan pasar terbesar gambir asal Sumbar. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Sumbar berharap investor India dapat menanamkan modal pada pengembangan industri hilir gambir di daerah.
“India merupakan pasar terbesar gambir Sumbar. Oleh karena itu, kita berharap pengusaha India dapat berinvestasi dalam pengembangan industri hilir gambir di daerah. Ini akan membuka lapangan kerja baru,” kata Mahyeldi.
Dalam kesempatan tersebut, Mahyeldi juga menawarkan kawasan Padang Industrial Park sebagai salah satu lokasi potensi investasi bagi pelaku usaha asal India.
Selain investasi, kedua pihak juga membahas peluang kerja sama di bidang kesehatan dan pendidikan. Mahyeldi menyebut India membuka kesempatan pelatihan bagi ASN Pemprov Sumbar melalui program kursus jangka pendek, terutama di bidang kesehatan dan pengentasan kemiskinan.
“India cukup maju di sektor kesehatan, termasuk pengembangan obat-obatan dan tenaga medis. Tadi juga membahas peluang kerja sama rumah sakit dan obat-obatan dengan biaya lebih terjangkau,” ujarnya.
Di sektor budaya dan pariwisata, Pemprov Sumbar juga mendorong kolaborasi melalui Festival Serak Gulo yang rutin digelar di Kota Padang setiap Desember. Mahyeldi mengundang langsung Dubes India untuk hadir bersama rombongan seni dan budaya India pada pelaksanaan festival tersebut.
“Kita ingin mengolaborasikan budaya Serak Gulo dengan budaya India agar festival ini semakin besar dan menarik,” katanya.
Mahyeldi berharap hubungan Sumbar dan India ke depan dapat berkembang menjadi kerja sama sister Province dengan salah satu provinsi di India, baik di bidang perdagangan, pariwisata maupun sektor lainnya.
Sementara itu, Sandeep Chakravorthy mengaku terkesan dengan Berbagai Pemerintah Provinsi Sumbar dan potensi ekonomi yang dimiliki daerah tersebut.
“Sumatera Barat memiliki peluang besar untuk kerja sama ekonomi. Anda adalah produsen gambir terbesar di dunia, sementara India merupakan konsumen katekin terbesar yang dihasilkan dari gambir,” ujarnya.
Selain hilirisasi gambir, India juga membuka peluang investasi di sektor energi terbarukan dan kesehatan, termasuk kerja sama pendidikan antara Universitas Andalas dengan sejumlah universitas di India.
Baca Juga: Hadapi Perkiraan 25 Ribu Kasus TBC, Gubernur Mahyeldi Tegaskan Komitmen Sumbar
“Kami juga menawarkan program beasiswa dan pelatihan bagi pejabat Pemprov Sumbar. Banyak peluang kerja sama yang sudah dibahas, tinggal bagaimana pemahamannya,” kata Sandeep. (fru)