Hadiri Festival Kuliner Tradisional, Vasko Ajak Jadikan Kuliner Minang Penggerak Pariwisata dan Ekonomi
Written by Fakhruddin Arrazzi on June 22, 2026
SippSumbar.com — Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy mengajak masyarakat menjadikan kuliner tradisional Minangkabau sebagai kekuatan untuk mendorong pariwisata dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Ajakan itu disampaikan Vasko saat menghadiri Festival Kuliner Tradisional di kawasan Jam Gadang, Bukittinggi, Minggu (21/6/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan 100 Tahun Jam Gadang.
Menurut Vasko, kuliner tradisional merupakan salah satu identitas budaya Sumatera Barat yang memiliki daya tarik besar bagi wisatawan sekaligus mampu menggerakkan perekonomian masyarakat.
“Peringatan 100 Tahun Jam Gadang bukan hanya tentang mengenang sejarah sebuah bangunan ikonik, tetapi juga tentang merayakan kekayaan budaya yang hidup di tengah masyarakat. Salah satunya adalah kuliner tradisional Minangkabau yang menjadi kebanggaan kita bersama,” kata Vasko.
Ia mengatakan berbagai makanan khas Minangkabau, seperti rendang, sate Padang, lamang tapai, sala lauak, katupek gulai paku, dan galamai, merupakan warisan budaya yang perlu terus dilestarikan dan diperkenalkan kepada generasi muda maupun wisatawan.
Menurut Vasko, pemerintah daerah juga terus mendorong penguatan sektor kuliner melalui peningkatan kualitas produk, sertifikasi, pengemasan, digitalisasi pemasaran, serta perluasan akses pasar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Yang kita bangun bukan hanya festival, tetapi sebuah ekosistem. Ketika budaya, pariwisata, dan UMKM bergerak bersama, maka manfaatnya akan langsung dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Vasko menilai Festival Kuliner Tradisional menjadi sarana efektif untuk mempromosikan produk unggulan daerah sekaligus memperkuat posisi Sumatera Barat sebagai salah satu destinasi wisata kuliner di Indonesia.
Usai memberikan sambutan, Vasko bersama istrinya, Dianita Maulin Vasko, turut menghibur pengunjung dengan membawakan sebuah lagu di panggung utama. Penampilan tersebut disambut antusias masyarakat yang memadati kawasan Jam Gadang.
Ia berharap festival tersebut dapat meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap budaya lokal sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata Sumatera Barat di tingkat nasional maupun internasional. (fru)