Current track

Title

Artist

Background

Gubernur Mahyeldi Buka Gebyar Gebu Minang Padang, Soroti Dampak Positif bagi UMKM

Written by on May 18, 2026

Padang, SippSumbar.com — Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, membuka kegiatan Gebyar Gebu Minang Kota Padang yang dirangkai dengan jalan santai dan senam massal di halaman Kantor Gubernur Sumbar, Minggu (17/5/2026).

Kegiatan tersebut diikuti ribuan peserta dan dimeriahkan dengan berbagai hadiah doorprize, mulai dari sepeda listrik hingga hadiah hiburan lainnya.

Turut hadir dalam kegiatan itu pengurus DPP Gebu Minang, DPW Gebu Minang Sumbar, unsur Forkopimda Provinsi dan Kota Padang, Direksi Bank Nagari selaku sponsor utama, serta pengurus Gebu Minang tingkat kecamatan dan kelurahan se-Kota Padang. Kegiatan juga diramaikan ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan Car Free Day (CFD).

Dalam sambutannya, Mahyeldi mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga ruang silaturahmi sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.

“Ini kegiatan yang sangat positif. Sejalan dengan program provinsi yang memang mendorong masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat dengan berolahraga,” kata Mahyeldi.

Menurut dia, Pemerintah Provinsi Sumbar dalam beberapa tahun terakhir rutin menggelar CFD setiap Minggu pagi di Jalan Sudirman, Kota Padang, untuk memberi ruang bagi masyarakat berolahraga, bersosialisasi, sekaligus melakukan aktivitas ekonomi produktif.

“Hari ini dari Gebu Minang saja diperkirakan sekitar 10.000 peserta. Kalau digabung dengan masyarakat umum yang rutin hadir di CFD, saya kira jumlahnya tidak kurang dari 30.000 orang. Coba kita bayangkan, berapa besar dampak ekonominya,” ujar Mahyeldi.

Ia menyebut tingginya antusiasme masyarakat mengikuti CFD memberikan dampak ekonomi signifikan bagi para pelaku UMKM yang berjualan di sepanjang lokasi kegiatan.

“Dari jam 6 pagi sampai jam 10, masyarakat berbelanja. Ada yang langsung dikonsumsi, ada yang dibawa pulang. Satu outlet bisa menghasilkan Rp1 juta sampai Rp1,5 juta hanya dalam beberapa jam,” ungkapnya.

Mahyeldi mengatakan sebagian besar pelaku usaha yang hadir merupakan generasi muda dan mahasiswa yang sedang belajar berwirausaha. Karena itu, pemerintah provinsi terus mendukung kegiatan yang membuka ruang bagi anak muda untuk berkembang di dunia usaha.

“Kita dukung dan fasilitasi karena ini menjadi ruang belajar bagi milenial untuk berbisnis dan berdagang,” katanya.

Pada kesempatan itu, Mahyeldi juga mengapresiasi kontribusi para perantau Minang, khususnya Gebu Minang, yang dinilai konsisten melestarikan budaya Minangkabau serta membantu masyarakat di kampung halaman, termasuk saat terjadi bencana.

“Kami berterima kasih kepada Gebu Minang Pusat dan para perantau yang selalu hadir membantu kampung halaman. Ketika musibah terjadi, para perantau juga turun langsung membantu masyarakat,” ucapnya.

Menurut Mahyeldi, kecintaan perantau terhadap budaya Minangkabau terlihat dari semakin banyaknya Rumah Gadang yang dibangun di luar negeri, seperti di Amerika Serikat, Australia, Malaysia, Thailand, hingga Jepang.

“Perantau Minang punya kebanggaan besar terhadap budayanya. Mereka menjaga budaya Minang di mana pun berada dan ini sesuatu yang luar biasa,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Gebu Minang Kota Padang, Endrizal, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum kebangkitan kembali Gebu Minang setelah sempat vakum dari berbagai aktivitas besar dalam beberapa tahun terakhir.

“Tahun 1990-an sampai 2000-an Gebu Minang sangat menyala. Setelah kami dilantik akhir 2025, kami ingin menghidupkan kembali semangat itu dimulai dari Kota Padang,” katanya.

Menurut Endrizal, Gebu Minang ke depan akan fokus bergerak di bidang ekonomi dan kebudayaan. Karena itu, mayoritas peserta dan tenant yang hadir berasal dari kalangan UMKM.

“Sebanyak 99 persen peserta hari ini adalah UMKM Kota Padang dan sekitarnya. Ini memang ajang pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga: Pemprov Siapkan Asrama SLTA untuk Tingkatkan Kualitas SDM Sumbar

Dalam kegiatan tersebut, Gebu Minang Pusat juga menyerahkan bantuan pascabencana berupa 20 unit gerobak usaha serta bantuan ternak ayam lengkap dengan kandang dan pakan bagi kelompok masyarakat terdampak di Lubuk Minturun dan Pasie Nan Tigo. (fru) 


Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Current track

Title

Artist

Background