Gubernur Mahyeldi Raih Penghargaan Nasional sebagai Penggerak Ekonomi Umat dan Budaya Halal
Written by Fakhruddin Arrazzi on June 12, 2026
SippSumbar.com — Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah meraih penghargaan Disway Top Regional Leader Awards 2026 kategori Penggerak Ekonomi Umat dan Budaya Halal.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara yang digelar Disway National Network (DNN) di Hotel JW Marriott Jakarta, Kamis (11/6/2026), sebagai bentuk apresiasi kepada kepala daerah yang dinilai memiliki kepemimpinan, kinerja, dan inovasi yang berdampak bagi pembangunan daerah.
Dalam proses penilaian, DNN menggunakan sejumlah indikator, antara lain kinerja pembangunan, tata kelola pemerintahan, inovasi pelayanan publik, penguatan ekonomi daerah, pembangunan infrastruktur, pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif, ketahanan pangan, reformasi birokrasi, komunikasi publik, serta kepemimpinan daerah.
Mahyeldi menerima penghargaan pada klaster Sosial, Budaya, Lingkungan, Kesehatan, Pendidikan, dan Generasi Muda. Ia dinilai berhasil mendorong penguatan ekonomi berbasis masyarakat sekaligus mengembangkan budaya halal sebagai bagian dari pembangunan daerah.
Penghargaan tersebut sejalan dengan berbagai program Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pengembangan koperasi, penguatan ekosistem industri halal, serta pelestarian nilai-nilai adat dan budaya Minangkabau.
Usai menerima penghargaan, Mahyeldi mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama pemerintah dan masyarakat Sumatera Barat.
“Alhamdulillah, penghargaan ini kami persembahkan untuk seluruh masyarakat Sumatera Barat. Ini bukan capaian individu, melainkan hasil kerja bersama pemerintah, pelaku usaha, ulama, tokoh adat, akademisi, dan seluruh masyarakat yang terus mendukung pembangunan daerah,” kata Mahyeldi.
Menurut Mahyeldi, penguatan ekonomi umat menjadi salah satu strategi untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif melalui pemberdayaan UMKM, koperasi, dan sektor usaha masyarakat.
Ia menambahkan, pengembangan budaya halal di Sumatera Barat tidak hanya berkaitan dengan produk dan layanan, tetapi juga mencerminkan nilai integritas, kualitas, dan keberlanjutan yang menjadi bagian dari budaya masyarakat Minangkabau.
Mahyeldi berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk terus menghadirkan kebijakan yang memperkuat ekonomi kerakyatan dan pengembangan industri halal yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global. (fru)