Current track

Title

Artist

Background

Pemprov Sumbar Siapkan Rp20 Miliar untuk Perbaikan Jalan Manggopoh–Padang Luar

Written by on July 6, 2026

SippSumbar.com — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyiapkan anggaran sebesar Rp20 miliar untuk memperbaiki ruas jalan provinsi Simpang Gudang Manggopoh–Padang Luar di Kabupaten Agam. Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mengatakan pekerjaan akan dimulai setelah proses tender selesai.

“Sebagai gubernur, saya memahami keluhan masyarakat dan para pengguna jalan. Pemerintah Provinsi sangat ingin segera memperbaiki ruas jalan yang rusak tersebut. Namun, seluruh proses harus melalui tahapan dan mekanisme yang telah ditetapkan agar pekerjaan dapat dilaksanakan secara baik dan akuntabel,” kata Mahyeldi di Padang, Minggu (5/7/2026).

Mahyeldi menjelaskan, anggaran Rp20 miliar itu terbagi dalam dua paket pekerjaan. Paket pertama senilai Rp6 miliar dialokasikan untuk penanganan ruas Simpang Gudang Manggopoh hingga Lubuk Basung dan saat ini masih dalam proses tender.

Sementara itu, paket kedua senilai Rp14 miliar akan digunakan untuk memperbaiki ruas jalan yang terdampak longsor dan amblas di kawasan Sungai Landia, Kecamatan IV Koto, beserta sejumlah titik rawan di sekitarnya.

“Anggarannya sudah tersedia. Setelah proses tender selesai, pengerjaannya akan segera dimulai,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) III Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang telah melakukan penambalan jalan serta perbaikan jembatan di kawasan Lubuk Basung sebagai bagian dari pemeliharaan rutin.

Ruas jalan Simpang Gudang Manggopoh–Padang Luar memiliki panjang sekitar 69,43 kilometer dan menjadi salah satu jalur strategis di Kabupaten Agam. Jalan ini menghubungkan Lubuk Basung, Maninjau, Kelok 44, Matur, IV Koto, hingga Banuhampu, sehingga berperan penting dalam mobilitas masyarakat dan distribusi barang.

Menurut Mahyeldi, kerusakan di ruas jalan tersebut dipengaruhi usia jalan, tingginya lalu lintas kendaraan bertonase besar, serta kondisi geografis yang rawan bencana, seperti longsor dan amblas.

“Sering kali setelah satu titik selesai ditangani, muncul kerusakan baru di lokasi lain akibat bencana alam. Bahkan ada titik yang sebelumnya sudah diperbaiki kembali rusak karena longsor. Karena itu, penanganan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan tingkat kerusakan dan kemampuan anggaran yang tersedia,” katanya.

Baca Juga: Gubernur Mahyeldi Tegaskan Kesiapan Sumbar Gelar Muktamar PBNU Ke-35

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat akan terus meningkatkan kualitas infrastruktur jalan sebagai upaya memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. (fru)


Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Current track

Title

Artist

Background