Current track

Title

Artist

Background

Gubernur Mahyeldi Bertemu Danantara, Buka Peluang Investasi Proyek Strategis Sumbar

Written by on September 4, 2026

SippSumbar.com — Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah menawarkan sejumlah proyek strategis daerah untuk mendapatkan dukungan investasi dari Danantara.

Hal itu disampaikan Mahyeldi saat bertemu Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria di Wisma Danantara, Jakarta, Kamis (3/9/2026).

Sejumlah proyek yang ditawarkan meliputi pengembangan Pelabuhan Teluk Bayur dan kawasan Muara Padang, pembangunan pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), serta percepatan penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) dan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) di Sumbar.

Mahyeldi mengatakan pengembangan proyek tersebut merupakan upaya untuk menghubungkan potensi dan kebutuhan strategis Sumbar dengan agenda pembangunan nasional.

“Yang kita dorong adalah bagaimana potensi dan kebutuhan strategis Sumatera Barat dapat terhubung dengan agenda pembangunan nasional. Dengan dukungan investasi, kita ingin infrastruktur yang ada dapat berkembang dan memberikan dampak yang lebih besar bagi perekonomian masyarakat,” ujar Mahyeldi.

Dalam pertemuan tersebut, Mahyeldi juga memaparkan lima proyek energi yang ditawarkan untuk mendapat dukungan investasi. Total nilai investasi kelima proyek tersebut diperkirakan mencapai Rp5,35 triliun dengan target pengembangan pada 2027–2029.

Kelima proyek itu yakni PLTS Terapung Singkarak berkapasitas 50 MWac/76 MWp, PLTS Sijunjung Ground Mounted 50 MWac/76 MWp, PLTS Mentawai untuk dediselisasi 30 MWac/47 MWp yang dilengkapi battery energy storage system (BESS), PLTS Pesisir Selatan Bukik Ameh 50 MW, serta PLTG Sijunjung Blok Sinamar 25 MW.

Mahyeldi mengatakan pengembangan proyek energi tersebut diharapkan dapat memperkuat cadangan listrik, meningkatkan bauran energi terbarukan, sekaligus mendorong pemanfaatan potensi gas di Sumbar.

Khusus proyek PLTS Mentawai, pengembangan pembangkit energi terbarukan diharapkan dapat mengurangi ketergantungan wilayah tersebut terhadap pembangkit listrik berbahan bakar diesel.

Selain sektor energi, Sumbar juga menawarkan pengembangan Pelabuhan Teluk Bayur. Pengembangan tersebut diarahkan untuk meningkatkan konektivitas logistik dan mendukung aktivitas industri, termasuk kegiatan industri crude palm oil (CPO).

Rencana pengembangan Pelabuhan Teluk Bayur mencakup pembangunan dermaga baru, reklamasi, jaringan pipa CPO, serta pemecah gelombang.

Sementara itu, kawasan Muara Padang ditawarkan untuk dikembangkan sebagai kawasan wisata dan rekreasi yang terintegrasi dengan sektor kuliner, komersial dan ritel, jasa kreatif, serta properti dan perhotelan. Pengembangan Maritime Center di kawasan tersebut saat ini masih dalam proses perizinan.

Mahyeldi mengatakan Pemerintah Provinsi Sumbar siap mendukung pengembangan proyek strategis tersebut melalui aspek regulasi, tata ruang, penyediaan lahan, serta koordinasi dengan pemerintah pusat dan badan usaha milik negara.

Dony Oskaria mengatakan sejumlah proyek yang disampaikan Mahyeldi memiliki kesesuaian dengan prioritas pemerintah pusat sehingga terbuka peluang untuk dipertimbangkan secara bertahap.

“Beberapa yang disampaikan ini sesuai dengan prioritas pemerintah, sehingga layak untuk kita prioritaskan secara bertahap,” ujar Dony.

Untuk pengembangan Teluk Bayur, Dony menilai diperlukan penyelarasan dengan rencana tata ruang Kota Padang. Karena itu, penyesuaian Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan.

Dony juga melihat adanya peluang pemanfaatan material hasil pengerukan dari rencana pembangunan terowongan jalan tol Sicincin–Bukittinggi untuk mendukung pengembangan kawasan Teluk Bayur.

Terowongan tersebut direncanakan memiliki panjang sekitar 5,8 kilometer. Material hasil penggalian nantinya berpotensi dimanfaatkan sebagai material untuk mendukung kebutuhan pengembangan kawasan pelabuhan.

Baca Juga: Sekdaprov Sumbar Berikan Penghargaan kepada ASN Berprestasi di Tingkat Nasional dan Regional

Pertemuan Mahyeldi dan Danantara tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat koordinasi sekaligus mengidentifikasi peluang investasi strategis di Sumbar, terutama pada sektor energi, konektivitas, dan pengembangan kawasan. (red) 


Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Current track

Title

Artist

Background