Wagub Vasko Dorong Nagari Creative Hub Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif Sumbar
Written by Fakhruddin Arrazzi on November 5, 2026
SippSumbar.com – Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Vasko Ruseimy, mendorong pengembangan Nagari Creative Hub sebagai upaya mengoptimalkan potensi lokal, memperkuat ekonomi kreatif, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat nagari.
Melalui program tersebut, setiap nagari diharapkan mampu mengembangkan produk unggulan serta budaya khas daerah agar semakin dikenal dan memiliki daya saing di pasar nasional.
Hal itu disampaikan Vasko saat menghadiri Rapat Kerja Teknis Nagari Creative Hub Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026 di Aula Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Sumbar, Padang, Rabu (4/11/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Nagari Kreatif, Masyarakat Produktif, dan Berdaya Saing”.
Dalam sambutannya, Vasko mengatakan, gagasan Nagari Creative Hub berangkat dari pengalamannya mengunjungi berbagai nagari di Sumbar. Dari kunjungan tersebut, ia menemukan banyak potensi lokal yang memiliki nilai ekonomi tinggi jika dikelola dan dipromosikan secara tepat.
Potensi itu tidak hanya berupa produk fisik, seperti kuliner dan pakaian khas nagari, tetapi juga kekayaan budaya, seperti silek, randai, musik tradisional, serta berbagai tradisi lokal yang menjadi identitas masyarakat Minangkabau.
Menurut Vasko, potensi tersebut perlu dikembangkan melalui penguatan identitas, kreativitas, dan strategi pemasaran agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas. Dengan begitu, kekayaan nagari tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat, tetapi juga dapat menjadi sumber pendapatan dan penggerak ekonomi daerah.
Ia menegaskan, pengembangan ekonomi nagari harus berjalan seiring dengan pemerataan kesejahteraan. Pertumbuhan ekonomi, kata dia, harus memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya kelompok tertentu.
“Yang kita bangun bukan hanya infrastruktur fisik, tetapi juga sistem, sumber daya manusia, dan pendampingan. Kita ingin nagari memiliki kemampuan untuk berkembang secara mandiri, produktif, dan berdaya saing,” ujarnya.
Sebagai tahap awal, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat telah menyiapkan 13 nagari percontohan untuk menerapkan konsep Nagari Creative Hub. Program ini diharapkan menjadi model pengembangan potensi lokal yang nantinya dapat diterapkan di nagari lain.
Nagari Creative Hub dirancang sebagai ruang kolaborasi masyarakat, bukan sekadar unit usaha. Melalui wadah ini, masyarakat dapat mengembangkan kreativitas, melatih dan melestarikan budaya, bertukar gagasan, serta memasarkan produk unggulan secara lebih terorganisasi.
Penguatan akses digital juga menjadi bagian dari program tersebut. Pemanfaatan teknologi, termasuk fasilitas internet dan platform pemasaran daring, diharapkan membantu masyarakat mempromosikan dan menjual produk secara mandiri tanpa terbatas jarak dan wilayah pemasaran.
Selain itu, Vasko mendorong pengembangan produk unggulan nagari dengan memperhatikan kualitas dan standar produk. Pemasaran secara massal serta pemanfaatan media digital, termasuk platform siaran langsung, juga dinilai dapat memperluas jangkauan pasar dan menarik minat konsumen.
Ke depan, Nagari Creative Hub diharapkan dapat diperkuat melalui kelembagaan ekonomi masyarakat, termasuk peluang pengembangan koperasi. Dengan demikian, aktivitas ekonomi yang tumbuh dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan bagi masyarakat.
Baca Juga: Wagub Vasko: Pembangunan Sumbar Harus Merata hingga Wilayah Perbatasan
Melalui kegiatan tersebut, Pemprov Sumbar berharap terbangun sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah nagari, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mengembangkan potensi lokal. Nagari diharapkan dapat tumbuh menjadi pusat ekonomi kreatif yang produktif, mandiri, dan berdaya saing. (fru)