Current track

Title

Artist

Background

Puluhan Warga Palestina Tewas dan Terluka Akibat Serangan Israel di Gaza

Written by on July 7, 2025

Gaza-Palestina, SippSumbar.com– Puluhan warga Palestina dilaporkan tewas dan terluka dalam serangkaian serangan udara Israel di Jalur Gaza. Serangan ini terjadi di tengah peringatan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bahwa pencegahan akses bantuan kemanusiaan, di tengah memburuknya kelaparan di Gaza, akan menyebabkan lebih banyak kematian.

Sejak semalam hingga Senin dini hari, pasukan Israel terus membombardir wilayah timur dan utara Gaza, bersamaan dengan operasi darat. Saksi mata melaporkan mendengar ledakan-ledakan keras dan beruntun.

Sumber-sumber medis di Gaza menyatakan 24 warga Palestina tewas dalam serangan udara Israel di beberapa wilayah sejak Senin pagi. Layanan ambulans dan darurat di Gaza juga melaporkan dua orang tewas dan 20 lainnya terluka akibat tembakan pasukan Israel di dekat pusat bantuan di Rafah utara.

Di Khan Younis, Kompleks Medis Nasser melaporkan tiga orang tewas dalam serangan Israel di bagian tengah, barat, dan selatan kota tersebut. Sementara itu, di Gaza bagian tengah, tiga warga Palestina tewas dan beberapa lainnya terluka dalam serangan udara Israel yang menargetkan rumah keluarga Al-Jadi di kamp pengungsi Bureij. Empat warga Palestina juga dilaporkan terluka parah akibat serangan Israel yang menargetkan tenda pengungsian di Deir Al-Balah.

Di Gaza utara, sumber medis di Kompleks Medis Al-Shifa melaporkan enam warga Palestina tewas, termasuk seorang bayi, dan puluhan lainnya terluka, sebagian besar wanita dan anak-anak, dalam pengeboman Israel terhadap klinik medis yang menampung pengungsi di Gaza City. Salah satu korban tewas adalah bayi yang mengungsi bersama keluarganya dari daerah timur kota itu, dan nasib orang tuanya belum diketahui. Selain itu, satu warga Palestina tewas dan beberapa lainnya terluka dalam serangan Israel yang menargetkan sebuah apartemen di lingkungan Tal Al-Hawa, selatan Gaza City.

Secara keseluruhan, sumber-sumber rumah sakit di Gaza melaporkan 82 warga Palestina tewas dalam serangan Israel sejak Minggu pagi, dengan fokus serangan di Gaza City, kamp Nuseirat, dan Khan Younis di selatan Jalur Gaza.

Peringatan PBB tentang Krisis Kemanusiaan

Sementara itu, Kantor PBB untuk Urusan Kemanusiaan (OCHA) memperingatkan akan keruntuhan total sistem pangan di Jalur Gaza. OCHA menyatakan bahwa memburuknya kelaparan dan pencegahan masuknya bantuan kemanusiaan mengancam akan membunuh lebih banyak warga sipil.

Kantor PBB tersebut menegaskan bahwa banyak keluarga terpaksa mempertaruhkan hidup mereka untuk mendapatkan makanan. Tingkat malnutrisi akut pada anak-anak telah berlipat ganda, dan stok susu formula bayi hampir habis.

PBB dan organisasi internasional lainnya menganggap mekanisme Israel-Amerika untuk distribusi bantuan dan apa yang disebut “Gaza Humanitarian Foundation” sebagai bagian dari kampanye genosida yang dilakukan Israel terhadap rakyat Palestina. Pelapor PBB untuk Hak Asasi Manusia, Francesca Albanese, menyatakan bahwa ada kampanye genosida yang dilakukan atas nama bantuan kemanusiaan di Gaza.

Amnesty International mengatakan bahwa Israel telah memaksakan kombinasi mematikan antara kelaparan dan penyakit kepada warga Palestina, mengubah upaya mencari bantuan menjadi “jebakan maut” bagi warga Palestina yang kelaparan. Doctors Without Borders (MSF) menyatakan bahwa Israel menggunakan bantuan sebagai alat untuk mengusir penduduk, yang tampak sebagai strategi pembersihan etnis.

Sejak 7 Oktober 2023, Israel, dengan dukungan AS, telah melakukan genosida di Gaza, menyebabkan lebih dari 193.000 warga Palestina menjadi martir dan terluka, sebagian besar anak-anak dan wanita. Selain itu, lebih dari 10.000 orang hilang, ratusan ribu mengungsi, dan kelaparan telah merenggut banyak nyawa, termasuk puluhan anak-anak. (*)

Sumber: Aljazeera

 

Tagged as

Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Current track

Title

Artist

Background