Current track

Title

Artist

Background

Gubernur Mahyeldi Lepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 ke Kepulauan Mentawai

Written by on June 4, 2026

SippSumbar.com – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah melepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026 menuju Kabupaten Kepulauan Mentawai di Dermaga Pelabuhan Teluk Bayur, Padang, Rabu (3/6/2026).

Program yang digagas Bank Indonesia tersebut bertujuan memastikan ketersediaan uang rupiah layak edar sekaligus memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat di wilayah terdepan, terluar, dan terpencil (3T).

Dalam sambutannya, Mahyeldi mengapresiasi komitmen Bank Indonesia yang terus menghadirkan layanan kas hingga ke daerah kepulauan. Menurut dia, keberadaan rupiah di seluruh wilayah Indonesia bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan transaksi ekonomi, tetapi juga menjadi simbol kehadiran negara.

ā€œSetiap lembar rupiah yang beredar hingga ke pulau-pulau terluar membawa pesan bahwa negara hadir untuk seluruh masyarakat Indonesia tanpa terkecuali,ā€ kata Mahyeldi.

Ia menegaskan, kondisi geografis Kepulauan Mentawai tidak boleh menjadi hambatan bagi masyarakat untuk mendapatkan layanan keuangan yang setara. Karena itu, kolaborasi antara Bank Indonesia, TNI Angkatan Laut, pemerintah daerah, dan perbankan dinilai penting untuk memastikan layanan tetap menjangkau masyarakat di wilayah kepulauan.

Menurut Mahyeldi, Ekspedisi Rupiah Berdaulat juga memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat melalui penyediaan uang layak edar, penukaran uang tidak layak pakai, serta edukasi mengenai pentingnya mencintai, mengenali, dan merawat rupiah.

ā€œKita ingin memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal dalam memperoleh layanan, termasuk saudara-saudara kita yang berada di wilayah kepulauan dan daerah 3T seperti Mentawai,ā€ ujarnya.

Sementara itu, Komandan Komando Daerah Maritim (Kodamar) II Padang, Laksamana Muda TNI Sarimpunan Tanjung, mengatakan ekspedisi tersebut merupakan bentuk sinergi antara Bank Indonesia dan TNI Angkatan Laut dalam menjaga distribusi uang rupiah hingga ke seluruh wilayah Indonesia.

Menurut dia, karakter Indonesia sebagai negara kepulauan membutuhkan kerja sama lintas sektor agar masyarakat di daerah terpencil tetap memiliki akses terhadap uang rupiah layak edar.

Untuk mendukung pelaksanaan ekspedisi, TNI Angkatan Laut mengerahkan KRI Kurau-856 yang akan berlayar selama tujuh hari dengan rute Padang–Siberut (Maileppet)–Muara Sikabaluan–Sipora–Pagai Utara–Pagai Selatan sebelum kembali ke Padang. Total jarak pelayaran mencapai sekitar 505 nautical mile (NM).

Direktur Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia Novyanto mengatakan, Ekspedisi Rupiah Berdaulat di Sumatera Barat merupakan ekspedisi keenam dari total 23 ekspedisi yang dijalankan Bank Indonesia sepanjang 2026.

Ia menjelaskan, program tersebut bertujuan memastikan masyarakat memperoleh uang rupiah dalam jumlah yang cukup dan kondisi yang layak, terutama di wilayah dengan akses perbankan yang masih terbatas.

ā€œKebutuhan uang tunai di wilayah kepulauan dan daerah terpencil masih cukup tinggi. Karena itu, Bank Indonesia terus berupaya memastikan ketersediaan uang rupiah layak edar sekaligus menarik uang yang sudah tidak layak untuk diedarkan kembali,ā€ kata Novyanto.

Selain layanan kas keliling, Bank Indonesia juga akan menggelar berbagai kegiatan edukasi kepada masyarakat, termasuk program pemberdayaan dan pelatihan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah tujuan ekspedisi.

Baca Juga:Ā Lambo, Sapi Kurban 1,2 Ton Milik Wagub Sumbar Hebohkan Warga Pelosok Pasaman

Kegiatan pelepasan ekspedisi turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumatera Barat, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Barat, jajaran TNI Angkatan Laut, pimpinan perbankan, dan sejumlah pemangku kepentingan lainnya. (fru)Ā 

 


Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Current track

Title

Artist

Background