Sarjana Paling Banyak Menganggur di Sumbar, Pekerja Didominasi Tamatan SD
Written by Fakhruddin Arrazzi on August 10, 2026
SippSumbar.com – Lulusan perguruan tinggi menjadi kelompok dengan tingkat pengangguran terbuka (TPT) tertinggi di Sumatera Barat pada Mei 2026. Di sisi lain, penduduk yang bekerja justru paling banyak berasal dari kelompok berpendidikan SD ke bawah.
Berdasarkan publikasi resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat, TPT tamatan Diploma IV, S1, S2, dan S3 mencapai 11,55 persen. Angka ini menjadi yang tertinggi dibandingkan kelompok pendidikan lainnya.
TPT tertinggi berikutnya tercatat pada tamatan Diploma I, II, dan III sebesar 9,74 persen, disusul lulusan SMA sebesar 6,61 persen.
Sementara itu, TPT paling rendah justru berasal dari penduduk berpendidikan SD ke bawah, yakni 1,87 persen.
Dari sisi penduduk yang bekerja, kelompok berpendidikan SD ke bawah mendominasi dengan proporsi 31,32 persen. Kelompok ini mencakup penduduk yang tidak atau belum pernah sekolah, belum tamat SD, hingga tamat SD.
Sebaliknya, penduduk bekerja yang merupakan lulusan Diploma IV hingga S3 hanya mencapai 12,72 persen.
BPS juga mencatat, lulusan Diploma IV hingga S3 menyumbang proporsi terbesar dalam distribusi pengangguran berdasarkan pendidikan, yakni 28,38 persen.
Secara keseluruhan, TPT Sumatera Barat pada Mei 2026 mencapai 5,53 persen. Dari 3,20 juta orang angkatan kerja, sebanyak 177.130 orang merupakan pengangguran.
Dari 3,03 juta penduduk yang bekerja, sebanyak 1,93 juta orang atau 63,80 persen bekerja pada kegiatan informal. Sementara pekerja pada kegiatan formal mencapai 1,10 juta orang atau 36,20 persen.
Baca Juga: Kredit Bank di Sumbar Tembus Rp77,7 Triliun, Penyaluran ke UMKM Turun
Berdasarkan status pekerjaan, penduduk bekerja paling banyak berstatus buruh, karyawan, atau pegawai, yakni 31,74 persen. Sementara yang paling sedikit berstatus berusaha dibantu buruh tetap dan dibayar, yaitu 4,46 persen. (fru)
Teks Foto Utama: Ilustrasi sarjana melamar kerja. (Sumber foto: Pexels/Rakhmat Suwandi)