Gubernur Mahyeldi: Semangat PDRI Jadi Landasan Dukung Kemerdekaan Palestina
Written by Fakhruddin Arrazzi on October 27, 2026
SippSumbar.com – Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mengatakan, semangat perjuangan Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) dapat menjadi inspirasi untuk memperkuat dukungan Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina.
Hal itu disampaikan Mahyeldi saat membuka Seminar Kepalestinaan di Istana Bung Hatta, Bukittinggi, Minggu (25/10/2026).
Mahyeldi mengatakan, PDRI memiliki peran penting dalam mempertahankan keberlangsungan pemerintahan Republik Indonesia ketika Yogyakarta dikuasai Belanda dan Presiden Soekarno bersama sejumlah pemimpin bangsa yang ditangkap.
Dalam situasi tersebut, PDRI menjalankan pemerintahan selama 207 hari untuk memastikan eksistensi Republik Indonesia tetap terjaga.
Menurut Mahyeldi, sejarah PDRI menunjukkan bahwa perjuangan mempertahankan kemerdekaan memerlukan keberanian, persatuan, dan komitmen yang kuat terhadap cita-cita bangsa.
Sumatera Barat, kata dia, memiliki catatan sejarah penting dalam perjuangan tersebut melalui peran para tokoh dan masyarakat yang turut mempertahankan keberadaan Republik Indonesia di tengah ancaman penjajahan.
Mahyeldi menilai, nilai-nilai perjuangan PDRI juga relevan dengan sikap Indonesia dalam mendukung kemerdekaan Palestina. Dukungan itu sejalan dengan prinsip politik luar negeri Indonesia yang menentang penjajahan dan memperjuangkan hak setiap bangsa untuk merdeka.
Dia juga menyoroti peran Komite Nasional untuk Palestina (Komnas Palestina) di berbagai daerah, termasuk Sumatera Barat, dalam meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kondisi rakyat Palestina.
Menurut Mahyeldi, berbagai kegiatan seperti sosialisasi, penggalangan dana, dan aksi solidaritas dapat menjadi bentuk kontribusi masyarakat dalam mendukung perjuangan kemanusiaan dan kemerdekaan Palestina.
Dia berharap Seminar Kepalestinaan tidak hanya menjadi forum untuk memperdalam pemahaman mengenai sejarah dan kondisi Palestina, tetapi juga mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif serta kepedulian masyarakat secara berkelanjutan.
Baca Juga: TPA Regional Solok Kelebihan Kapasitas, Pemprov Sumbar Batasi Sampah Masuk
Mahyeldi menegaskan, nilai perjuangan, persatuan, dan keberpihakan terhadap kemerdekaan merupakan warisan sejarah PDRI yang perlu terus dihidupkan. Nilai-nilai tersebut juga menjadi landasan bagi Indonesia untuk mendukung bangsa-bangsa yang memperjuangkan hak menentukan nasibnya sendiri. (fru)