Terima Audiensi Bupati Solok Selatan, Sekda Sumbar Tegaskan Sinkronisasi Pembangunan dan Percepatan Infrastruktur 2027
Written by Fakhruddin Arrazzi on June 10, 2026
SippSumbar.com ā Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sekdaprov Sumbar), Arry Yuswandi, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumbar untuk memperkuat sinergi pembangunan dengan pemerintah kabupaten dan kota guna mempercepat pemerataan pembangunan serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Komitmen tersebut disampaikan Arry saat menerima audiensi Pemerintah Kabupaten Solok Selatan yang dipimpin Bupati Solok Selatan, Khairunas, di Ruang Rapat Istana Gubernuran, Padang, Selasa (9/6/2026).
Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas sejumlah usulan pembangunan infrastruktur kewenangan provinsi yang dinilai strategis untuk meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas wilayah Solok Selatan. Arry mengatakan, sinkronisasi program antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota menjadi langkah penting dalam menyusun arah pembangunan tahun 2027.
āKeberadaan Pemerintah Provinsi adalah untuk memfasilitasi dan mengayomi seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Berbagai usulan yang menjadi kebutuhan daerah akan kita tampung dan sesuaikan dengan rencana pembangunan provinsi, prioritas program, serta kemampuan anggaran yang tersedia,ā kata Arry.
Ia menjelaskan, Pemprov Sumbar saat ini tengah menyiapkan akselerasi pembangunan tahun 2027 dengan tema āAkselerasi Transformasi Ekonomi, Inklusi Sosial, dan Ketahanan Panganā. Tema tersebut akan diwujudkan melalui berbagai program prioritas, mulai dari peningkatan produktivitas pertanian, penguatan UMKM dan ekonomi kreatif, transformasi ekonomi desa berbasis koperasi dan BUMNag, hingga pengembangan pariwisata berkelanjutan.
Pada kesempatan itu, Arry juga memaparkan kondisi Sumbar pascabencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir 2025. Menurutnya, bencana tersebut menimbulkan kerusakan infrastruktur dan kerugian ekonomi yang besar.
Berdasarkan dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) yang diajukan kepada pemerintah pusat, total kerusakan dan kerugian mencapai Rp33,55 triliun, sedangkan kebutuhan anggaran pemulihan mendesak mencapai Rp21,44 triliun.
Untuk mendukung proses pemulihan, pemerintah pusat telah berkomitmen mengalokasikan pendanaan sekitar Rp18 triliun secara bertahap pada periode 2026ā2028. Selain itu, melalui penyesuaian Dana Transfer ke Daerah (TKD) tahun 2026, Kabupaten Solok Selatan memperoleh tambahan dukungan anggaran sebesar Rp80,9 miliar.
Arry menambahkan, pada tahun 2026 Pemprov Sumbar telah mengalokasikan berbagai program pembangunan di Solok Selatan dengan total anggaran sekitar Rp7,4 miliar melalui sejumlah organisasi perangkat daerah.
Salah satu program prioritas yang mulai dikerjakan tahun ini adalah pembangunan ruas Jalan AbaiāSangirāSungai Dareh dengan alokasi anggaran tahap awal sebesar Rp4,3 miliar.
āPembangunan ruas jalan ini kita mulai sebagai bentuk komitmen pemerintah provinsi untuk membuka akses yang sangat dibutuhkan masyarakat. Ke depan, ruas ini akan menjadi salah satu prioritas pembangunan guna meningkatkan konektivitas Solok Selatan dengan daerah sekitarnya,ā ujar Arry.
Selain pembangunan jalan, Pemprov Sumbar juga mengalokasikan sekitar Rp2,9 miliar untuk rehabilitasi sejumlah jaringan irigasi, antara lain Irigasi Bandar Bangko dan Irigasi Sawah Padang guna mendukung produktivitas sektor pertanian masyarakat.
āSecara akumulasi, total anggaran pembangunan yang dialokasikan untuk Solok Selatan pada tahun ini mencapai sekitar Rp7,4 miliar,ā katanya.
Sementara itu, Bupati Solok Selatan Khairunas mengapresiasi dukungan dan perhatian Pemerintah Provinsi Sumbar terhadap pembangunan daerahnya. Ia berharap pembangunan ruas Jalan AbaiāSangirāSungai Dareh dapat terus dilanjutkan karena memiliki peran penting dalam membuka akses wilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
āKami berharap pembangunan Jalan AbaiāSungai Dareh dapat terus dilanjutkan. Jika belum memungkinkan diselesaikan pada tahun 2026, kami berharap dapat kembali menjadi prioritas pada tahun 2027. Jalan ini sangat dibutuhkan masyarakat untuk meningkatkan konektivitas dan aktivitas ekonomi daerah,ā ujar Khairunas.
Ia juga berharap Pemprov Sumbar terus memperjuangkan dukungan pendanaan dari pemerintah pusat, termasuk melalui skema Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah, untuk mempercepat penyelesaian pembangunan infrastruktur strategis di Solok Selatan.
Baca Juga:Ā Gubernur Mahyeldi Ajak Mahasiswa Minang Persiapkan Diri Menuju Indonesia Emas 2045
Audiensi tersebut turut dihadiri sejumlah kepala perangkat daerah Pemerintah Kabupaten Solok Selatan serta kepala OPD terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumbar. (fru)