Bantuan Pusat Dihentikan, Pemprov Sumbar Pastikan Pembinaan Atlet Berlanjut
Written by Fakhruddin Arrazzi on July 20, 2026
SippSumbar.com – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah memastikan pembinaan atlet di daerah tetap berjalan meski bantuan dari pemerintah pusat untuk sektor olahraga dihentikan pada 2026.
Menurut Mahyeldi, Pemerintah Provinsi Sumbar akan mengupayakan dukungan pembinaan atlet melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Walaupun tahun ini ada penghentian bantuan dari Kementerian Olahraga, insyaallah kita akan berusaha memberikan dukungan melalui APBD. Pembinaan atlet tidak boleh berhenti karena mereka adalah investasi daerah di masa depan,” kata Mahyeldi saat menerima audiensi perwakilan atlet bersama Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (PB FORKI) di Istana Gubernur, Minggu (19/7/2026).
Pernyataan itu disampaikan Mahyeldi usai memberikan apresiasi kepada karateka muda asal Sumbar, Zaimah Arkadina Irsal, yang meraih medali perunggu untuk Indonesia pada ajang 13th SEAKF Karate Championship di Vietnam. Ia juga mengapresiasi pelatih asal Sumbar, Zelly Heriyanto, yang dinyatakan lulus Akreditasi Pelatih Asian Karate Federation (AKF).
Mahyeldi menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa atlet Sumbar mampu bersaing di level internasional.
“Prestasi ini sangat membanggakan dan menjadi bukti bahwa generasi muda Sumatera Barat mampu bersaing di tingkat internasional,” ujarnya.
Ia mengatakan, prestasi atlet tidak lepas dari proses pembinaan yang dilakukan secara berjenjang sejak usia dini. Karena itu, pemerintah daerah mendorong seluruh pengurus cabang olahraga di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota memperbanyak kompetisi kelompok umur untuk menjaring bibit atlet berprestasi.
“Kita berharap kompetisi usia dini semakin banyak sehingga lahir bibit-bibit atlet yang nantinya bisa didorong ke level yang lebih tinggi. Pembinaan harus terus berjalan, termasuk melalui PPLP untuk cabang-cabang olahraga unggulan,” kata Mahyeldi.
Selain dukungan pemerintah, Mahyeldi meminta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), pengurus provinsi, dan pengurus cabang olahraga memperkuat kerja sama dengan dunia usaha guna memperluas sumber pendanaan pembinaan atlet.
“Sudah saatnya KONI dan pengurus cabang olahraga membangun komunikasi dengan para pengusaha. Dunia usaha juga harus ikut berkontribusi dalam pembinaan atlet karena keberhasilan olahraga adalah kebanggaan bersama,” ujarnya.
Mahyeldi berharap prestasi Zaimah dan Zelly dapat memotivasi atlet-atlet muda Sumbar untuk terus berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Baca Juga: Thayyibal Syafiq, Siswa MAS Ar Risalah, Terpilih sebagai Anggota DPRD Cilik Sumbar 2026
“Prestasi hari ini harus menjadi penyemangat bagi atlet-atlet lainnya. Ini membuktikan bahwa anak-anak muda Sumatera Barat mampu bersaing, bukan hanya di tingkat nasional, tetapi juga di tingkat internasional,” tuturnya. (fru)