Current track

Title

Artist

Background

Gubernur Mahyeldi Usulkan Teluk Tapang Jadi PSN kepada Menko Airlangga

Written by on July 23, 2026

SippSumbar.com — Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mengusulkan pengembangan Pelabuhan Teluk Tapang di Kabupaten Pasaman Barat menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN) saat bertemu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Selain pengembangan Teluk Tapang, Mahyeldi juga mengusulkan percepatan reaktivasi jalur kereta api di Sumbar serta pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT) sebagai tiga program strategi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Mahyeldi mengatakan, Pelabuhan Teluk Tapang diusulkan menjadi Kawasan Kota Pelabuhan Industri Hijau Cerdas (Smart Green Industrial Port City ) yang terintegrasi dengan kawasan industri hilirisasi.

“Sumatera Barat memiliki posisi strategis di pantai barat Sumatera. Pengembangan Teluk Tapang akan menjadi pintu masuk investasi sekaligus pusat logistik dan industri yang mampu meningkatkan nilai tambah sumber daya alam daerah,” ujar Mahyeldi.

Menurut dia, kawasan tersebut dirancang menjadi lokasi pengembangan sejumlah strategi industri, seperti kilang minyak ( kilang minyak ) dan industri biodiesel berbahan baku minyak sawit mentah (CPO). Kehadiran kawasan industri hijau diharapkan mampu membuka lapangan kerja sekaligus meningkatkan daya saing ekonomi Sumbar.

Mahyeldi menambahkan, pengembangan Teluk Tapang didukung potensi perkebunan kelapa sawit di Pasaman Barat yang merupakan salah satu sentra sawit terbesar di Sumbar. Pelabuhan baru itu dinilai dapat memangkas biaya distribusi komoditas yang selama ini masih bergantung pada Pelabuhan Teluk Bayur.

Selain melayani kebutuhan logistik Sumbar, Pelabuhan Teluk Tapang juga diproyeksikan menjadi simpul logistik di kawasan pantai barat Sumatera, termasuk untuk wilayah Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Dalam pertemuan itu, Mahyeldi juga meminta dukungan pemerintah pusat untuk mempercepat reaktivasi jaringan kereta api di Sumbar. Menurutnya, keberadaan jalur kereta api akan meningkatkan efisiensi logistik, melancarkan distribusi barang dan komoditas, serta mendukung sektor pariwisata.

Usulan lainnya adalah percepatan pengembangan energi baru dan terbarukan. Mahyeldi menilai Sumbar memiliki potensi energi udara, panas bumi, dan surya yang dapat mendukung pengembangan kawasan industri hijau sekaligus transisi energi nasional.

Menanggapi usulan tersebut, Airlangga Hartarto menyatakan pemerintah akan mengkaji seluruh usulan yang disampaikan Pemerintah Provinsi Sumbar sesuai mekanisme dan tahapan perencanaan yang berlaku.

Ia juga mengapresiasi langkah-langkah Pemprov Sumbar yang menyiapkan berbagai program pembangunan jangka panjang untuk meningkatkan daya saing daerah.

Baca Juga: Dana TKD Rp534 Miliar Siap Digunakan, Sumbar Percepat Rehabilitasi Pascabencana

Pertemuan tersebut juga melibatkan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sumbar, di antaranya Asisten Perekonomian dan Pembangunan Adib Alfikri, Kepala Bappeda Zefnihan, Kepala DPMPTSP Luhur Budianda, Kepala Dinas Perkimtan Ahdiyarsyah, Kepala Dinas Kehutanan Ferdinal Martin, Kepala Dinas ESDM Helmi, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Nolly Eka Mardianto, serta Kepala Badan Penghubung Fauzan Zaenon. (fru)


Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Current track

Title

Artist

Background