Current track

Title

Artist

Background

PORPROV XVI Sumbar Digelar 2-14 Oktober, 12 Kabupaten dan Kota Jadi Tuan Rumah

Written by on August 28, 2026

SippSumbar.com — Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVI Sumatera Barat 2026 akan digelar pada 2-14 Oktober 2026. Sebanyak 12 kabupaten dan kota ditetapkan sebagai tuan rumah berbagai cabang olahraga.

Kepastian pelaksanaan PORPROV XVI tersebut disepakati dalam Rapat Koordinasi Kepala Daerah se-Sumatera Barat sekaligus peluncuran PORPROV XVI yang dipimpin Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah bersama Wakil Gubernur Vasko Ruseimy di Ruang Rapat Istana Gubernuran, Kamis (27/8/2026).

Rapat tersebut dihadiri para bupati dan wali kota se-Sumbar, Ketua KONI Sumbar Hamdanus, serta sejumlah pihak terkait.

Mahyeldi mengatakan seluruh pihak telah menyepakati pelaksanaan PORPROV XVI pada 2-14 Oktober 2026. Ia meminta KONI dan pengurus cabang olahraga di setiap daerah segera mematangkan persiapan, terutama pembinaan atlet dan program latihan.

“Berdasarkan hasil keputusan rapat tadi, telah disepakati bahwa Porprov tahun ini akan dilaksanakan pada tanggal 2 sampai 14 Oktober 2026. Untuk itu kepada Pengcab-Pengcab segera mempersiapkan di masing-masing kabupaten/kota, atletnya, latihannya,” ujar Mahyeldi.

Dari sisi pembiayaan, Pemprov Sumbar telah mengalokasikan dukungan melalui APBD provinsi untuk penyelenggaraan cabang olahraga. Sementara pemerintah kabupaten dan kota bertanggung jawab menyiapkan dukungan bagi kontingen serta atlet masing-masing.

Sebanyak 12 daerah menjadi tuan rumah PORPROV XVI, yakni Kota Bukittinggi, Kota Padang, Kota Solok, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Pasaman Barat, Kota Pariaman, Kota Sawahlunto, Kabupaten Solok, dan Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Kota Solok akan menjadi tuan rumah pembukaan PORPROV XVI pada 2 Oktober 2026 yang dipusatkan di Lapangan Merdeka. Sementara penutupan akan digelar di Kabupaten Padang Pariaman dengan Main Stadium Sikabu menjadi salah satu lokasi utama.

Mahyeldi meminta seluruh daerah memperkuat koordinasi dan segera menyelesaikan berbagai kendala yang dapat menghambat persiapan. Menurut dia, sinergi pemerintah daerah, KONI, pengurus cabang olahraga, atlet, orangtua atlet, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan PORPROV XVI.

“Ini Mentawai saja siap, masa yang lain tidak siap,” ujar Mahyeldi.

Mahyeldi mengatakan PORPROV memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas atlet Sumbar. Kompetisi menjadi ruang untuk menguji hasil latihan sekaligus mengidentifikasi atlet potensial yang dapat dipersiapkan menghadapi kompetisi di tingkat lebih tinggi.

“Walaupun latihan banyak tapi tidak ada kompetisi, tentu mereka menjadi tidak teruji. Nah, Porprov ini bagian dari itu,” katanya.

Selain menjadi ajang pembinaan dan seleksi atlet, PORPROV XVI juga diarahkan sebagai bagian dari persiapan Sumbar menghadapi agenda olahraga nasional, termasuk PORWIL 2027 serta peluang menjadi tuan rumah PON pada periode mendatang.

Penyelenggaraan PORPROV juga diharapkan memberikan dampak terhadap sektor pariwisata dan perekonomian daerah. Mobilitas atlet, ofisial, pelatih, keluarga atlet, dan masyarakat diperkirakan meningkatkan aktivitas ekonomi di daerah yang menjadi tuan rumah.

“Dengan penyelenggaraan event ini, kita memperkirakan sektor pariwisata dan UMKM akan mendapat stimulus. Itu tentu akan berpengaruh positif untuk pertumbuhan ekonomi kita,” ujar Mahyeldi.

Ia mengajak masyarakat dan pecinta olahraga mendukung penyelenggaraan PORPROV XVI. Menurutnya, pembinaan olahraga perlu terus dilakukan dari tingkat nagari dan kecamatan hingga kabupaten dan kota.

Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy mengatakan PORPROV XVI tidak hanya menjadi ajang pertandingan, tetapi juga momentum untuk membangun kembali ekosistem olahraga Sumbar.

Menurut Vasko, keterlibatan 12 kabupaten dan kota sebagai tuan rumah menjadi bentuk pemerataan sekaligus memberikan ruang bagi setiap daerah untuk berkontribusi dalam pengembangan olahraga.

“Kita ingin Porprov ini menjadi titik balik olahraga Sumatera Barat. Bukan hanya soal siapa yang menang dan siapa yang kalah, tetapi bagaimana kita kembali membangun semangat berkompetisi, melahirkan atlet-atlet baru, dan menghidupkan olahraga sampai ke daerah,” kata Vasko.

Ketua KONI Sumbar Hamdanus mengatakan PORPROV XVI akan mempertandingkan 53 cabang olahraga.

Ajang tahun ini juga mencatat sejumlah hal baru. Kabupaten Kepulauan Mentawai untuk pertama kalinya menjadi salah satu tuan rumah PORPROV Sumbar. Selain itu, cabang olahraga surfing juga untuk pertama kalinya dipertandingkan dalam sejarah PORPROV Sumbar.

Lima cabang olahraga lainnya juga akan diselenggarakan di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Dengan demikian, penyelenggaraan PORPROV XVI sekaligus memperluas ruang partisipasi dan promosi potensi daerah.

Seluruh pemerintah kabupaten dan kota yang menjadi tuan rumah berkomitmen menyiapkan venue, sarana dan prasarana, perangkat pertandingan, serta kebutuhan pendukung lainnya.

Baca Juga: KAI Divre II Sumbar Layani 8.181 Pelanggan Saat Maulid Nabi, Pariaman Ekspres Jadi Favorit

Pemerintah kabupaten dan kota juga berkomitmen memastikan dukungan pendanaan melalui APBD 2026, termasuk mempercepat proses Perubahan APBD sesuai ketentuan. Proses pengadaan barang dan jasa untuk penyelenggaraan PORPROV juga akan dipercepat melalui koordinasi dan pendampingan UKPBJ sesuai peraturan perundang-undangan. (fru)


Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Current track

Title

Artist

Background