Mahyeldi Jajaki Kerja Sama dengan Bank Tanah untuk Pemanfaatan Tanah Negara di Sumbar
Written by Fakhruddin Arrazzi on October 12, 2026
SippSumbar.com – Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menjajaki kerja sama dengan Badan Bank Tanah untuk mengoptimalkan pemanfaatan tanah negara, termasuk untuk mendukung reforma agraria dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Penjajakan tersebut dibahas dalam pertemuan Mahyeldi dengan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Bank Tanah, Hakiki Sudrajat, di Jakarta, Selasa (6/10/2026).
Salah satu potensi yang dibahas adalah pemanfaatan tanah di kawasan Bukit Gombong, Kabupaten Solok, yang dikelola Badan Bank Tanah. Lahan tersebut dimanfaatkan untuk mendukung reforma agraria, termasuk kemungkinan redistribusi tanah kepada masyarakat atau penggarap petani sesuai ketentuan yang berlaku.
Mahyeldi mengatakan, pembahasan tersebut masih dalam tahap awal. Oleh karena itu, pemerintah provinsi akan mengkaji lebih lanjut peluang kerja yang sama sebelum menentukan langkah berikutnya.
“Pembicaraan kemarin baru penjajakan awal. Kita perlu mempelajarinya lebih detail di tingkat internal, sehingga kebijakan yang nantinya kita ambil benar-benar tepat dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Mahyeldi saat dikonfirmasi di Padang, Sabtu (10/10/2026).
Menurut Mahyeldi, pemanfaatan lahan perlu direncanakan dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat, aspek lingkungan dan budaya, serta arah pembangunan daerah. Dengan demikian, tanah tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga dapat membuka peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Hakiki Sudrajat menjelaskan bahwa Badan Bank Tanah merupakan badan khusus yang dibentuk pemerintah untuk menjamin ketersediaan tanah bagi kepentingan umum, sosial, pembangunan, pemerataan ekonomi, dan reforma agraria.
Ia mengatakan, Badan Bank Tanah juga dapat membantu pemerintah daerah mengoptimalkan pengelolaan tanah agar lebih produktif dan memberikan manfaat yang lebih luas.
“Kehadiran kita adalah untuk membantu daerah dalam aspek pengelolaan aset tanah agar menjadi lebih produktif,” kata Hakiki.
Pemprov Sumbar selanjutnya akan mempelajari potensi kerja sama tersebut dengan mempertimbangkan kewenangan masing-masing pihak dan ketentuan peraturan-undangan.
Baca Juga: Bantu Pembudidaya Bangkit, Pemprov Sumbar Salurkan 52 Ribu Bibit Ikan di Solok
Dalam pertemuan itu, Mahyeldi didampingi Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Sumbar Ahdiyarsyah, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Nolly Eka Mardianto, serta Kepala Bidang Pertanahan Dinas Perkimtan Sumbar Antos Lukman. (fru)