Current track

Title

Artist

Background

Kawal Pemulihan Pasca-Banjir Sumbar, Rahmat Saleh: Rp320 Miliar Dikucurkan untuk Sektor Pertanian

Written by on May 2, 2026

PADANG SippSumbar.com– Anggota Komisi IV DPR RI, H. Rahmat Saleh, menegaskan komitmennya untuk mengawal total pemulihan sektor pertanian di Sumatera Barat (Sumbar) pasca-hantaman banjir bandang. Langkah cepat perbaikan infrastruktur dan lahan menjadi harga mati agar denyut nadi ekonomi petani kembali berdenyut.

 

Pernyataan tersebut disampaikan Rahmat saat menggelar agenda serap aspirasi masyarakat di Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, pada Jumat (1/5/2026). Dalam pertemuan itu, politisi pusat ini mendengar langsung jeritan hati warga yang hingga kini masih berjuang bangkit dari dampak bencana.

 

 

Sebagai wakil rakyat yang membidangi sektor pertanian, kelautan, perikanan, dan kehutanan, Rahmat memberikan atensi khusus pada kerusakan masif lahan produktif di Sumbar. Menurutnya, bantuan harus tepat sasaran dan cepat agar kerugian petani tidak semakin membengkak.

 

“Alhamdulillah, Sumatera Barat sudah kita kawal untuk perbaikan akibat banjir bandang, terutama di Kota Padang. Langkah ini krusial agar proses pemulihan berjalan lebih cepat dan warga segera bangkit,” ujar Rahmat.

 

 

Kabar baik bagi petani Sumbar, Rahmat mengungkapkan bahwa pemerintah pusat telah mengalokasikan dan salurkan anggaran fantastis sebesar Rp320 miliar khusus untuk pemulihan sektor pertanian di wilayah tersebut. Anggaran tersebut digunakan untuk perbaikan infrastruktur pertanian yang rusak, pemulihan lahan, dan normalisasi sarana produksi. Diharapkan langkah ini mampu mengembalikan produktivitas pertanian sebagai penopang utama ekonomi daerah.

 

 

Rahmat menyoroti kerusakan ekstrem yang terjadi di kawasan Limau Manis, Padang. Ia menceritakan betapa memprihatinkannya kondisi lapangan yang ia tinjau langsung.

 

“Mulai dari kawasan Batu Busuk sampai ke Pasar Baru, sawah masyarakat habis total. Bahkan, ada lahan yang kini berubah menjadi aliran sungai baru akibat luapan air yang sangat besar,” ungkapnya miris.

 

Menyikapi hal itu, Rahmat memastikan bahwa pemerintah akan segera melakukan langkah normalisasi dan optimalisasi lahan. Ia menegaskan bahwa sektor pertanian bukan sekadar soal bisnis, melainkan menyangkut ketahanan pangan daerah dan hajat hidup orang banyak.

 

“Kita pastikan pemerintah hadir. Pemulihan lahan harus dipercepat agar aktivitas produksi tidak terhenti terlalu lama. Kita berharap seluruh proses perbaikan berjalan lancar sehingga petani dapat kembali ke sawah seperti biasa,” pungkasnya. (*)

Tagged as

Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Current track

Title

Artist

Background