Current track

Title

Artist

Background

Stasiun Padang Dinilai Ramah Muslim dan Inklusif, Tim IMTI 2026 Beri Apresiasi

Written by on August 28, 2026

SippSumbar.com — Stasiun Padang mendapat apresiasi dari Tim Penilai Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) 2026 atas kesiapan fasilitas dan layanan yang dinilai mendukung kebutuhan wisatawan muslim serta penyandang disabilitas.

Apresiasi tersebut disampaikan saat Tim Penilai IMTI melakukan kunjungan ke Stasiun Padang, Kamis (27/8/2026). Kunjungan itu merupakan bagian dari penilaian terhadap fasilitas dan layanan publik yang mendukung pengembangan ekosistem pariwisata ramah muslim di Sumatera Barat.

Dalam kunjungan tersebut, tim meninjau berbagai fasilitas yang tersedia di Stasiun Padang, mulai dari sarana ibadah, toilet terpisah, fasilitas bagi penyandang disabilitas, hingga layanan berbasis digital.

Ketua Tim Penilai IMTI Dr. Sumaryadi mengatakan fasilitas yang tersedia di Stasiun Padang telah memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pengguna jasa.

“Pelayanan disabilitas di Stasiun Padang sangat ramah dan memudahkan pengguna. Selain itu, fasilitas untuk mendukung pariwisata ramah muslim juga telah disiapkan dengan baik, seperti ketersediaan musala hingga masjid, toilet terpisah, kelengkapan fasilitas disabilitas, digitalisasi dan fasilitas lainnya,” ujar Sumaryadi.

Kunjungan Tim Penilai IMTI diterima Kepala KAI Divre II Sumbar Lutfi Wijaya. Turut hadir Manager Operasi dan Angkutan Fasilitas Penumpang Acep S. Manan, Kepala Humas KAI Divre II Sumbar Reza Shahab, Kepala Stasiun Padang Jefri Alkori, serta jajaran KAI Divre II Sumbar.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat Lila Yanwar, Ketua BPJPH Sumatera Barat Ikrar Abdi, Deputy Direktur BEKS Bank Indonesia Dwi Putra Indrawan, serta Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Wahendra.

Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) merupakan instrumen penilaian yang digagas Kementerian Pariwisata bersama Bank Indonesia dan NHI Poltekpar Bandung. Penilaian dilakukan untuk melihat kesiapan daerah dalam mengembangkan destinasi dan fasilitas pariwisata yang memenuhi kebutuhan wisatawan muslim.

Kepala KAI Divre II Sumbar Lutfi Wijaya mengatakan Stasiun Padang terus diarahkan menjadi fasilitas transportasi yang aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh pelanggan.

“Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik, tidak hanya dari sisi keselamatan dan kenyamanan perjalanan, tetapi juga melalui penyediaan fasilitas yang ramah bagi seluruh pelanggan, termasuk penyandang disabilitas maupun wisatawan muslim,” ujar Lutfi.

Menurut Lutfi, keberadaan Stasiun Padang sebagai salah satu pintu masuk dan keluar wisatawan memiliki peran strategis dalam mendukung pariwisata Sumatera Barat.

Dia mengatakan layanan transportasi yang mudah diakses dan nyaman menjadi bagian penting dalam memberikan pengalaman perjalanan kepada wisatawan.

“KAI siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung Sumatera Barat sebagai salah satu destinasi wisata ramah muslim unggulan di Indonesia,” katanya.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat Lila Yanwar mengatakan transportasi menjadi salah satu unsur penting dalam pengembangan pariwisata ramah muslim.

“Pariwisata ramah muslim tidak hanya tentang destinasi, tetapi juga bagaimana wisatawan mendapatkan kemudahan dan kenyamanan selama perjalanan. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, KAI, dan seluruh pemangku kepentingan sangat penting,” ujar Lila.

Baca Juga: KAI Divre II Sumbar Layani 8.181 Pelanggan Saat Maulid Nabi, Pariaman Ekspres Jadi Favorit

Melalui penilaian IMTI 2026, Stasiun Padang diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai fasilitas transportasi yang mendukung mobilitas wisatawan sekaligus pengembangan pariwisata ramah muslim di Sumatera Barat. (fru)


Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Current track

Title

Artist

Background