Current track

Title

Artist

Background

Gebu Minang Kirim 3,6 Ton Rendang untuk Korban Gempa NTT, Target 5 Ton

Written by on August 24, 2026

SippSumbar.com – Gerakan Ekonomi dan Budaya (Gebu) Minang Sumatera Barat mengirim 3,6 ton rendang untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bantuan tersebut diberangkatkan secara bertahap dan ditargetkan mencapai 5 ton. Pengiriman dilakukan dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kabupaten Padang Pariaman, Sabtu (22/8/2026).

Wali Kota Padang sekaligus Ketua DPW Gebu Minang Sumatera Barat, Fadly Amran, melepas langsung pengiriman bantuan tersebut.

Rendang diangkut menggunakan pesawat Hercules TNI Angkatan Udara menuju Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, sebelum diteruskan ke wilayah terdampak gempa.

Gempa yang mengguncang sejumlah wilayah NTT pada 15 Agustus 2026 menyebabkan masyarakat membutuhkan berbagai bantuan, termasuk kebutuhan pangan selama masa tanggap bencana.

Fadly mengatakan, pengiriman rendang merupakan bentuk solidaritas masyarakat Sumatera Barat untuk membantu meringankan beban warga terdampak.

“Pengiriman ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat Sumatera Barat untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak gempa di NTT,” kata Fadly dikutip dari laman Infopublik.

Menurut dia, bantuan rendang sebelumnya telah diberangkatkan pada 17 Agustus 2026. Pengumpulan bantuan masih terus dilakukan untuk memenuhi target 5 ton.

“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada DPRD Kota Padang, Lanud Sutan Sjahrir, serta seluruh pihak yang telah ikut membantu. Kami mendapat informasi, setelah ini akan dikirim lagi sebanyak 500 kilogram rendang. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita dapat mencapai target lima ton sebagaimana yang telah ditetapkan,” ujar Fadly.

Gerakan kemanusiaan tersebut melibatkan sejumlah pihak, di antaranya Gebu Minang Sumatera Barat, Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat, Himpunan Pengusaha Rendang Minangkabau (Hipermi), Baznas Kota Padang, pemerintah, serta masyarakat.

Fadly mengatakan rendang dipilih karena selain merupakan makanan khas Minangkabau, makanan tersebut juga dinilai sesuai untuk bantuan kebencanaan.

Rendang relatif tahan lama, praktis untuk didistribusikan, dan dapat langsung dikonsumsi tanpa membutuhkan penanganan khusus.

Ketua LKAAM Sumatera Barat Fauzi Bahar mengatakan, hingga saat ini Gebu Minang bersama LKAAM Sumbar telah mengumpulkan sekitar 3,6 ton rendang untuk korban gempa NTT.

“Kami dari Gebu Minang sangat berterima kasih kepada Bapak Wali Kota Padang yang begitu agresif menggerakkan masyarakat. Semoga bantuan ini dapat membantu ribuan masyarakat NTT yang terdampak gempa dan saat ini sedang mengungsi,” kata Fauzi.

Fauzi mengatakan pengiriman rendang menjadi salah satu bentuk kepedulian masyarakat Sumatera Barat terhadap warga yang tengah menghadapi bencana.

Pengumpulan bantuan, kata dia, masih akan dilanjutkan hingga target 5 ton rendang terpenuhi.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan warga terdampak sekaligus memperkuat solidaritas antardaerah dalam menghadapi bencana.

Baca Juga: Pemprov Sumbar Raih Penghargaan Kementerian ESDM atas Dukungan Investasi Panas Bumi

Bagi masyarakat Sumatera Barat, pengiriman rendang tersebut juga menjadi wujud semangat badoncek dan kepedulian sosial untuk membantu sesama. (fru)


Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Current track

Title

Artist

Background