Beragam Penghargaan Warnai Kinerja Pemprov Sumbar Sepanjang 2026
Written by Fakhruddin Arrazzi on August 26, 2026
SippSumbar.com — Berbagai upaya Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) sepanjang 2026 mendapat apresiasi dari sejumlah pihak. Penghargaan tersebut mencakup bidang pemerintahan, sumber daya manusia, pendidikan, kepemimpinan, transformasi digital, hingga penanganan kebencanaan.
Rangkaian penghargaan itu menjadi bagian dari refleksi atas kinerja Pemprov Sumbar dalam menjalankan program dan kebijakan pembangunan daerah.
Di bidang pengembangan sumber daya manusia dan kepemimpinan, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menerima Indonesia Human Capital Brilliance Award (IHCBA) dari Forum Human Capital Indonesia (FHCI).
Mahyeldi juga menerima Leadership Award dari Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Sumbar serta Disway Top Regional Leader Award dari Disway National Network (DNN).
Di sektor pendidikan, Mahyeldi menerima Penghargaan Nasional dalam rangka Hari Pendidikan Nasional dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI.
Sementara dalam bidang pemerintahan dan kepamongprajaan, Mahyeldi menerima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).
Pengakuan juga diberikan atas upaya Sumbar mendorong transformasi ekonomi digital. Bank Indonesia memberikan penghargaan kepada Pemprov Sumbar sebagai Pemerintah Provinsi Penggerak Ekonomi Digital Nasional Terbaik Wilayah Sumatera.
Selain itu, Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy menerima Parlemen Jurnalis Award sebagai Wakil Kepala Daerah Penggerak Solidaritas Kebencanaan dari Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP).
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap peran pemerintah daerah dalam membangun respons dan solidaritas dalam menghadapi persoalan kebencanaan.
Beragam penghargaan itu memiliki indikator dan perspektif penilaian yang berbeda. Namun, secara umum, apresiasi tersebut menunjukkan adanya penilaian positif dari pihak eksternal terhadap sejumlah aspek penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Sumbar.
Mahyeldi mengatakan penghargaan yang diterima bukan tujuan akhir dalam penyelenggaraan pemerintahan. Menurut dia, setiap penghargaan harus menjadi motivasi sekaligus bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas kerja pemerintah daerah.
“Penghargaan ini kita syukuri dan kita jadikan motivasi untuk terus bekerja lebih baik. Yang paling penting bukan penghargaan yang kita terima, tetapi bagaimana program dan kebijakan pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Mahyeldi di Padang, Selasa (25/8/2026).
Dia menegaskan, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran Pemprov Sumbar, pemerintah kabupaten dan kota, serta berbagai pemangku kepentingan yang mendukung pembangunan daerah.
Meski demikian, Mahyeldi mengakui kinerja Pemprov Sumbar masih belum optimal di semua bidang. Sejumlah program masih membutuhkan penguatan, baik dari sisi implementasi maupun anggaran.
Karena itu, berbagai penghargaan yang diterima sepanjang 2026 akan menjadi bagian dari evaluasi Pemprov Sumbar. Pemerintah daerah akan mempertahankan capaian yang dinilai baik sekaligus memperbaiki aspek yang masih membutuhkan penguatan.
“Masih banyak pekerjaan yang harus kita selesaikan. Karena itu, apresiasi yang kita terima jangan sampai membuat kita berhenti berbenah. Justru harus menjadi penyemangat untuk memberikan pelayanan yang lebih baik dan menghadirkan pembangunan yang semakin dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Baca Juga: Pemprov Sumbar Salurkan 2,1 Ton Rendang untuk Korban Bencana di NTT
Dengan demikian, rangkaian penghargaan sepanjang 2026 tidak hanya dipandang sebagai capaian personal kepala daerah. Penghargaan tersebut juga menjadi bagian dari perjalanan dan evaluasi kinerja Pemprov Sumbar dalam menjalankan tanggung jawab pemerintahan dan pembangunan daerah. (fru)